S5 Comaxium - шаблон joomla Mp3
Wednesday, December 13, 2017


MAYJEN TNI CUCU SOMANTRI,S.Sos
PANGDAM I BUKIT BARISAN

Selamat Datang di Website Resmi Kodam I Bukit Barisan. "Patah Tumbuh Hilang Berganti" Mewujudkan Kodam 1/BB yang solid, profesional, tangguh dan berwawasan kebangsaan serta di cintai rakyat yang mampu menjaga dan mempertahankan keutuhan NKRI khususnya di wilayah Sumut, Sumbar, Riau dan Kepri

Headline

Pangdam I/BB Mayjen TNI Cucu Somantri  didampingi Kasdam I/BB Brigjen TNI Tiopan Aritonang, S.I.P photo bersama dengan Kapuslitbang Strahan Balitbang Kemhan, Laksma TNI Ir. Agus Rustandi, M.Eng Sc., MMDS beserta rombongan pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Litbang pemetaan jaringan Islamic State of Iraq and Syria (ISISIndonesiadi Lounge Room Excutive Bukit Barisan Lt I Makodam I/BB Jalan Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Jumat (18/8).

 

Pelaksanaan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Litbang pemetaan jaringan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) Indonesia dipimpin Pangdam I/BB Mayjen TNI Cucu Somantri pada Jumat, 18 Agustus 2017 di Lounge Room Excutive Bukit Barisan Lt I Makodam I/BB Jalan Gatot Subroto Km 7,5 Medan.

Pada kesempatan tersebut, dalam sambutannya Pangdam I/BB menyampaikan tentang kemungkinan bahwa kelompok radikal saat ini sedang merancang berbagai rencana untuk melakukan aksinya, sehingga pergerakannya harus diwaspadai karena aksinya merupakan ancaman bagi bangsa Indonesia. Tujuan ISIS dan afiliasinya mengacaukan suatu negara untuk merebut Sumber Daya Alam antara lain Pangan dan Energi. Indonesia menjadi salah satu tujuan kelompok radikal, karena negara Indonesia memiliki kekayaan yang melimpah mulai dari pangan hingga energi. Perang terhadap ISIS tidak hanya dilakukan oleh aparat TNI maupun POLRI, tetapi seluruh rakyat harus ikut memeranginya. Salah satu upaya kelompok radikal ISIS yaitu melemahkan bangsa ini dengan cara memecah belah rakyat, maka kita berharap semoga pertemuan ini dapat dijadikan sebagai wahana untuk mempersiapkan satuan Komando Kewilayahan jajaran Kodam I/BB untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap jaringan ISIS yang ada di Indonesia. Masalah ISIS bukan semata masalah agama, tetapi agama dibuat sebagai alat untuk mewujudkan keinginan mereka.

Pada kesempatan yang sama, dalam sambutannya Kapuslitbang Strahan Balitbang Kemhan, Laksma TNI Ir. Agus Rustandi, M.Eng Sc., MMDS menyampaikan negara Indonesia mayoritas beragama Islam maka perlu adanya antisipasi terhadap faham radikal yang dipengaruhi oleh ISIS. Masyarakat yang tidak mempunyai pendidikan sangat mudah terpengaruh terhadap aliran tersebut. Kemudian masyarakat miskin juga dapat terpengaruh paham radikal ISIS. Oleh sebab itu kita sebagai Institusi Pemerintah sama-sama menjaga kedaulatan NKRI dari gerakan radikal ISIS yang dapat merongrong persatuan dan kesatuan Bangsa serta keutuhan NKRI.

Dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Litbang pemetaan jaringan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) Indonesia yang diikuti 18 orang peserta yang terdiri dari aparat Pemerintah dan Tokoh Agama.

 

Link

KODAM I/BB TNI TNI-AD TNI-AU
 TNI-AL DEPHAN
     

 

   
 TOBA GO GREEN
KOREM 022 PANTAI TIMUR
KOREM 023

 KOREM 033

KOREM 032 WIRA BRAJA
KOREM 031 WIRA BIMA

 

Pejabat Kodam I/BB

  • Akasdam.jpg
  • Asren.jpg
  • i PAL.jpg
  • j TOP.jpg
  • kapuskopkar.jpg
  • kkapendam.jpg
  • s DENMA.jpg

Video Profil Kodam I/BB

Serbuan Teritorial

Serah terima jabatan Pangdam I Bukit Barisan
Prajurit Bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewyk Pusung Menyanyikan lagu MARS BUKIT BARISAN
Upacara Hari Juang Kartika kodam I/BB Tahun 2015

 Video lainnya...

Social Icons

joomla social share plugin

Pengunjung Online

We have 122 guests and no members online

Sejarah Kodam I/BB

Jenderal Besar TNI A.H Nasution didalam prasarannya untuk Rapat Kerja Sejarah Militer tahun 1969 menyampaikan harapannya tentang pelaksanaan tugas sejarah militer, antara lain : selama menjabat pimpinan TNI AD dan Hankam, saya selalu secara pribadi khusus mendorong peningkatan karya sejarah militer, karena sejarah itu banyak dikaburkan, dan tidak banyak diketahui oleh generasi baru...

Detail...